Makanan dan minuman yang halal

Makanan dan minuman yang halal 
a. Pengertian
Agama Islam telah memberikana aturan-aturan yang sangat jelas di dalam Al Qur’an dan hadis tentang makanan dan minuman yang halal. 
Makanan yang halal adalah makanan yang diizinkan oleh Allah untuk dimakan, Sedangkan minuman ynag  halal adalah semua jenis minuman yang terbuat dari bahan-bahan yang dihalalkan walaupun bahan dasarnnya adalah air seperti kopi, the, es juice dan lain-lain.
 
b. Ciri – ciri makanan dan minuman yang halal
Untuk mengetahui halal haramnya jenis barang ( dzat )  tersebut dan layak dikonsumsi atau tidaknya kita bias mengetahui cirri – ciri makanan atau minuman tersebut, antara lain :
1)        Penjelasan dalam Al qur’an dan hadis
2)        Bermanfaat bagi pertumbuhan kesehatan manusia
3)        Tidak merusak badan , akal maupun pikiran
4)        Tidak kotor, najis dan tidak menjijikkan
Dalam Al Qur’an disebutkan bahwa kita disuruh memakan makanan dan minum minuman yang halal dan baik. Serbagaimana dijelaskan dalam Al Qur’an Surat Al Baqarah ayat 168.

يَاَيُّهَاالنَّاسُ كُلُوْا مِمَّا فِى اْلاَرْضِ حَلَلاً طَيِّبًا  وَلاَتَتَّبِعُوْا خُطُوَاتِ الشَّيْطَانِ
  اِنَّه لَكُمْ عَدُوٌّ مُّبِيْنِ  البقرة:168

Artinya :
Wahai manusia! Makanlah dari (makanan) yang halal dan baik yang terdapat dibumi dan jangan kamu megikuti langkah-langkah setan. Sungguh setan itu musuh yang nyata bagimu. (Q.S. Al Baqarah/2:168)
           
Syarat makanan dan minuman yang halal tidak hanya ditinjau dari jenis barangnya ( dzat ) saja , tetapi  juga dilihat cara memperolehnya. Agama Islam mensyaratkan makanan dan minuman yang halal dilihat dari cara memperolehnya sebagai berikut :
1). Diperoleh tidak  dengan cara yang batil atau tidak sah, sebagaiman firman Allah dalam Surat Al Baqarah ayat 188
                                                                       .وَلاَتَأْكُلُوْاأَمْوالَكُمْ بَيْنَكُمْ بِاْلباطِلِ....
Artinya :
Dan janganlah sebahagian kamu memakan harta sebahagian yang lain di antara kamu dengan jalan yang bathil .” ( QS al Baqarah / 2 : 188 )
2). Tidak diperoleh dengan cara riba. Sebagaimana dijelaskan dalam Al Qur’an surat Al Baqarah ayat 276 :
 يَمْحَقُ اللّهُ الرِّبَوَاوَيُرْبِى الصَّدَقَاتِ                                              
Artinya :
Allah memusnahkan Riba dan menyuburkan sedekah…( QS. Al Baqarah : 276 )
 
3). Akan menghasilkan hati dan fikiran yang bersih karena mendapat curahan
      cahaya dari Allah SWT
4). Akan diberi rizki yang halal dan dilipat gandakan oleh Allah karena selalu 
       mentaati Allah sebagai wujjud rasa syukur.
5). Menunjukkan pada umat lain bahwa islam adalah agama tidak merugikan orang lain, seperti mencuri, merampok, mencopet, berjudi dan lain –lain.
Jadi, jika cara mendapatkan makanan dari hasil kerja yang halal, maka akan menghasilkan yang halal pula, dan jika mencarinya dengan jalan tidak halal maka akan menghasilkan yang tidak halal pula.

c. Penggolongan makanan dan minuman yang halal
Adapun makanan dan minuman yang dihalalkan menurut agama Islam dapat digolongkan sebagai berikut.
1)        Semua rizki yang diberikan oleh Allah berupa makanan yang baik dan halal ( padi, jagung, sagu, kedelai, sayuran, buah-buahan, dll.)
2)        Semua makanan yang berasal dari laut (air)
3)        Semua binatang ternak, kecuali babi dan anjing (ayam, itik, kambing sapi, kerbau, unta  dll)
4)        Hasil buruan yang ditangkap oleh binatang yang telah dididik untuk berburu.
5)        Semua jenis madu;
6)        Semua jenis minuman yang terbuat dari bahan yang  halal (Air kopi, air teh, sirup, juice buah dll.)
 
 d. Manfaat makanan dan minuman yang halal
Allah SWT dan rasul-Nya  memerintahkan umat manusia untuk membiasakan makanan dan mimuman yang halal. Dengan makan dan minum yang halala akan memberikan manfaat bagi tubuh manisia. Manfaatnya antara lain :
1)      Terhindar dari murka Allah karena menjauhi laranganya 
2)      Tubuh kita akan selalu sehat karena yang dimakan adalah sesuatu yang baik dan enak 
3)      Yang baik dan hanya mengajarkan kebaikan

Subscribe to receive free email updates: