Ketentuan-Ketentuan Salat Id

Ketentuan Shalat Id

Shalat Idul fitri dilaksanakan pada pagi hari tanggal 1 Syawal, kira-kira matahari dua penggalah sebagaimana hadits di atas, setelah umat muslim menjalankan ibadah puasa di bulan Ramadhan. Sedangkan shalat Idul Adha dilaksanakan pada pagi hari tanggal 10 Zulhijjah, kira-kira matahari sepenggalah.
a. Hal- hal yang disunnahkan sebelum Shalat Idul Fitri adalah :
1) Mandi terlebih dahulu, dengan niat :

نَوَيْتُ اْلغُسْلَ  ِﻣﻦْ َﻳﻮْﻡِ عِيْدُ اْلفِطِْر سُنَّةَ ِللهِ تَعَالَى
Artinya :
 Saya niat mandi pada hari raya Idul Fitri sunat karena Allah Ta'ala

2) Memakai pakaian yang paling bagus dari yang dimiliki
3) Makan dan minum terlebih dahulu
4) Memakai wangi-wangian
5) Melewati jalan yang berbeda ketika berangkat dan pulang dari     Shalat Id
Rasulullah  SAW bersabda dalam sebuah hadits sebagai berikut:

كَانَ النَّبِىُّ صَلَّى الله ُعَلَيْهِ وَسَلَّمَ اِذَا خَرَجَ يَوْمَ اْلعِيْدِ فِيْ طَرِيْقٍ رَجَعَ فِىْ غَيْرِهِ  (ﺮﻮﺍﻩ ﺍﻟﺗﺮﻣﺫﻯ)
Artinya :
Apabila Nabi SAW pergi shalat hari raya, maka ketika pulang beliau menempuh jalan yang berlainan dengan waktu perginya (HR. At Turmudzi dari Abu Hurairoh)

6) Mendengarkan khutbah Idul Fitri
7) Mengumandangkan takbir dari terbenamnya matahari akhir bulan Ramadhan sampai selesainya pelaksanaan shalat Id.
b. Hal-hal yang disunnahkan sebelum Shalat Idul Adha
1) Mandi terlebih dahulu
2) Memakai pakaian yang paling bagus dari yang dimiliki
3) Tidak makan dan minum terlebih dahulu
4) Memakai wangi-wangian
5) Melewati jalan yang berbeda ketika berangkat dan pulang dari tempat Shalat Id
6) Mendengarkan khutbah Idul Adha
7) Mengumandangkan takbir mulai malam tanggal 10 sampai dengan tanggal 13 Zulhijjah
c. Niat Shalat Id

Niat Shalat Idul Fitri 

اُصَلِّى سُنَّةَ اِلعِيْدُ اْلفِطْرِ رَكْعَتَيْنِ مَأْمُوْمًا ِللهِ تَعَالَى
Artinya:
Saya sengaja shalat sunat Idul Fitri dua rakaat   sebagai ma'mum karena Allah Ta'ala

Niat Shalat Idul Adha


اُصَلِّى سُنَّةَ اِلعِيْدُ اْلأَضْحَى رَكْعَتَيْنِ مَأْمُوْمًا ِللهِ تَعَالَى
Artinya:
Saya sengaja shalat sunat Idul Adha dua rakaat                sebagai ma'mum karena Allah Ta'ala

Waktu Shalat Id

1) Waktu Shalat Idul Fitri

      Shalat Idul Fitri dilaksanakan  pada tanggal 1 Syawal mulai terbit matahari dua penggalah sampai dengan tergelincirnya matahari atau kurang lebih pukul 06.30 sampai dengan pukul 11.30.
     Karena setiap kaum muslimin diwajibkan untuk membayar zakat fitrah, yang batas akhir waktu pembayaranya adalah shalat Id, maka pelaksanaan shalat Id agak diundur waktunya untuk memberi kesempatan bagi mereka yang belum sempat membayar  zakat fitrah.  

2) Waktu Shalat Idul Adha

     Shalat Idul Adha dilaksanakan  pada tanggal 10 Dzulhijjah mulai terbit matahari sepenggalah samapai dengan tergelincirnya Matahari atau kurang lebih pukul 06.00 sampai dengan pukul 11.30.
     Setelah selesai melaksanakan shalat Idul Adha umat Islam disunatkan untuk menyembelih hewan kurban seperti kambing, kerbau, sapi dan unta. Pelaksanaan penyembelhan hewan kurban ini  dimulai sejak selesai shalat Idul Adha sampai batas akhir hari Tasyriq yaitu tanggal 11, 12 dan 13 Zulhijjah.

Tata cara melaksanakan Shalat Id

       Shalat Id dapat dikerjakan di tanah lapang yang bersih atau di dalam masjid. Sebelum melaksanakan Shalat terlebih dahulu harus bersuci dari hadas dan najis. Selain itu kita harus menutup aurat dan  berpakaian yang suci. Jadi syarat dan rukun Shalat id sama dengan Shalat fardhu yang kita kerjakan, yang membedakan adalah niat, jumlah takbir dan waktu pelaksanaannya.
Adapun cara mengerjakannya adalah :
1) Shalat Id terdiri dari dua rakaat
2) Shalat Id sebaiknya dilakukan dengan berjamah,
3) Setelah para jamaah sudah siap, barulah salat dengan aba-aba: ashalaatul jaamia'ah yang artinya marilah kita salat.
4) Niat shalat Id.
5) Takbiratul ihkram.
6) Membaca do'a iftitah.
7) Pada rakaat pertama sesudah niat, takbiratul ihram  kemudian    membaca do’a iftitah, selanjutnya takbir 7 kali dan setiap habis takbir disunatkan membaca tasbih.
8) Setelah takbir 7 kali dan membaca tasbih tersebut, kemudian membaca al-Fatihah dan disambung dengan membaca surat yang yang disukai, yang lebih utama ialah membaca surat al-Qof atau surat al-A'la (Sabbihisma Rabbikal a'la)
9) Setelah membaca surat dilanjutkan ruku', I'tidal dan diteruskan sujud dua kali seperti dalam shalat wajib hingga selesai reka'at pertama.
10) Pada reka'at kedua, sesudah berdiri untuk reka'at kedua     membaca takbir 5 kali dan setiap takbir disunatkan membaca tasbih. Kemudian membaca al-Fatihah dan dituskan dengan bacaan surat yang kita sukai, yang lebih utama surat al-Ghosyiyah.
11) Dilanjutkan dengan ruku, i’tidal, sujud dua kali, tahiyat akhir dan salam.
12) Setelah selesai shalat Id, khotib melaksanakan khutbah dua kali, pada khutbah pertama membaca takbir 9 kali dan pada khutbah kedua membaca takbir 7 kali.
13) Hendaknya dalam khutbah Idul fitri berisi penerangan zakat fitrah dan pada hari raya Idul Adha berisi penerangan tentang ibadah haji dan hukum kurban. Semua jamaah harus mendengarkan dengan tenang.

Hukum melaksaaan shalat Id

      Shalat Id baik shalat Idul Fitri maupun  shalat Idul Adha hukumnya adalah sunah muakkadah bagi laki-laki dan perempuan, anak-anak, besar kecil, tua muda, mukim  atau musafir.
g. Hikmah hari raya Idul fitri
Hikmah yang terkandung dari hari raya Idul Fitri adalah :
1) Meningkatkan kasih sayang kepada fakir miskin
2) Mempererat  hubungan persaudaraan
3) Menyempurnakan pahala ibadah pada bulan Ramadhan.
4) Lebih menekatkan diri kepada Allah SWT melalui takbir, tahmid dan tahlil, serta dzikir dan doa
5) Menghapuskan dosa dan kesalahan terhadap orang lain dengan saling memaafkan.

Pendidik dan peserta didik mempraktekkan shalat Idul Fitri dan Idul Adha bersama-sama.

Subscribe to receive free email updates: