Binatang Halal dan yang Haram Dagingnya

Binatang Yang Halal Dan Haram Dagingnya

Binatang yang halal

Pengetian binatang halal 

Allah SWT. Telah menciptakan bermacam binatang di muka bumi. Binatang itu hidup diberbagai tempat, baik di darat maupun di air, bahkan ada binatang yang dapat hidup di air dan di darat. Semua itu dicipatakan untuk memenuhi kebutuhan manusia.

Binatang yang halal adalah semua jenis binatang yang boleh dimakan oleh umat Islam menurut ketentuan agama, dan membawa manfaat positif bagi tubuh manusia .
Agama Islam telah mengatur dalam Al Qur’an dan hadis  tentang binatang apa saja yang boleh dikonsumsi oleh manusia.

 Jenis – jenis binatang yang halal

1).Kelompok binatang ternak yang halal yang hidupnya di darat.
Semua jenis binatang yang baik dan boleh menurut syarak, maka boleh dimakan dagingnya sepeti unta, lembu, sapi, kambing,domba, kerbau, kelinci,
Hal itu telah dijelaskan oleh Allah dalam surat Al Maidah ayat 1 yang artinya :

 ...dihalalkan bagimu binatang ternak... 

2)  Kelompok binatang yang hidup di air.
Semua jenis binatang yang hidup di air, baik air tawar maupun air laut hukumnya halal dimakan, walaupun matinya karena disembelih, dipancing, mati sendiri maupun sebab-sebab lain.
Sebagimana Firman Allah SWT yaitu artinya :

Dihalalkan bagimu hewan buruan laut  dan makanan ( yang berasal )  dari laut sebagai makanan yang lezat bagimu, dan bagi orang-orang yang dalam perjalanan …. (Q.S Al Maidah : 96)

Dapat disimpulkan bahwa semua binatang yang hidup di air tawar atau air laut hukumnya halal untuk dimakan sepeti cumi-cumi, singa laut, anjing laut, hiu, paus, dll.
Adapun binatang yang hidup didua tempat hukumnya haram dimakan seperti buaya, dan katak.

3) Binatang Unggas
Unggas yang halal dimakan antara lain ayam, angsa, bebek, puyuh, burung , merpati, tekukur dan lain – lain

4)  Bangkai ikan dan belalang
Dalam syariat islam ada dua bangkai yang halal dimakan dan tidak najis sebagaimana telah dijelaskan oleh rosulullah :

اُحِلَّتْ لَنَا مَيْتَتَانِ اْلحُوْتُ وَاْلجَرَدُ        
Artinya :
Dihalalkan bagi kita dua macam bangkai, yaitu bangkai ikan dan  belalang  
(HR. Ib nu majah dari Abdullah Bin Umar : 3209)

Binatang haram


a. Pengertian binatang haram
Binatang haram adalah binatang yang tidak boleh dimakan karena diharamkan oleh Allah dengan alasan akan berpengaruh buruk terhadap jiwa dan raga manusia. Alangkah sayangnya Allah terhadap kita! Mengapa kita tidak menyayanggi diri kita sendiri?

b. Jenis – jenis binatang haram
Ada beberapa jenis binatang yang diharamkan oleh agama Islam melalui penjelasan Al Qur’an dan hadis sebagai berikut :

1). Sepuluh jenis binatang yang diharamkan dalam surat Al Maidah ayat 3 , yaitu :
- bangkai binatang darat
- darah ( kecuali hati dan limpa )
- daging babi dan semua bagian dari hewan tersebut
- binatang yang disembelih tanpa menyebut nama Allah
- binatang yang mati tercekik
- binatang yang mati karena jatuh
- binatang yang mati karena ditanduk binatang lain
- ninatang yang mati karen dimakan binatang buas

Dalam surat Al-Maidah ayat 3 yang artinya
Diharamkan bagimu memakan bangkai, darah, daging babi, dan daging hewan yang disembelih bukan atas nama Allah, yang tercekik, yang dipukul, yang jatuh, yang ditanduk, dan yang diterkam binatang buas kecuali yang sempat kamu sembelih. Dan diharamkan pula yang disembelih untuk berhala …

2). Jenis binatang haram yang dijelaskan dalam hadits Nabi, yaitu :
-Yang diperintahkan untuk membunuhnya seperti anjing galak, ular, tikus, gagak, dan burung elang.
- Yang diharamkan untuk membunuhnya seperti semut, lebah, burut hud hud dan burung suradi.
- Yang bertaring dan berkuku tajam seperti harimau, gajah, kucing, beruang kelelawar dan burung hantu.
- Yang menjijikkan karena termasuk binatang yang buruk dan kotor seperti cacing, kutu busuk, dan tikus.

Demikian agama Islam telah mensyari’atkan kepada kita untuk mengkonsumsi  makanan yang bagus-bagus lagi halal dan meninggalkan makanan yang jijik, kotor dan haram.

Subscribe to receive free email updates: