Sistem Administrasi dan Perkembangan Jumlah Provinsi di Indonesia

SISTEM ADMINISTRASI WILAYAH INDONESIA

Negara kita merupakan negara kepulauan terbesar di dunia. Kepulauan di Indonesia jumlahnya sekitar 17.000 pulau. Indonesia juga memiliki kepadatan penduduk terbanyak no empat di dunia. Baik pulau maupun penduduk tersebar dari sabang Sabang sampai Merauke.
Dengan jumlah penduduk dan luasnya wilayah Indonesia yang berupa kepulauan, perlu sistem administasi, yang berfungsi untuk memaksimalkan segala potensi yang ada baik potensi hayati maupun nonhayati.
Dengan gambaran wilayah Indonesia yang luas tersebut, tentu segala aspek kehidupan masyarakat, memerlukan pengaturan yang baik. Sangat kesulitan jika penduduk Indonesia yang berjumlah 250 juta dan bermukim di penjuru wilayah Indonesia yang luas, ditangani oleh pemerintahan pusat. Untuk itu perlu pembagian wilayah guna mengatur pemerintahan.

 Pembagian Wilayah Indonesia

Negara Indonesia adalah negara kesatuan yang berbentuk republik. Apa itu republik? Republik adalah negara yang urusan kepemerintahannya dipimpin oleh kehendak rakyat, bukan keturunan.
Negara Indoensia di bagi menjadi wilayah-wilayah provinsi. Wilayah-wilayah provinsi dibagi menjadi kabupaten atau kotamadya. Wilayah-wilayah kabupaten atau kotamadya di bagi dalam wilayah kecamatan-kecamatan. Wilayah-wilayah kecamtan dibagi menjadi wilayah-wilayah kelurahan atau desa. Wilayah kelurahan dan Desa dibagi menjadi wilayah RW (rukun warga) dan wilayah RW dibagi menjadi RT (rukun tetangga).

NEGARA INDONESIA
PROVINSI
KABUPATEN/KOTAMADYA
KECAMATAN
KELURAHAN/DESA
RW
RT


Setiap wilayah dipimpin oleh kepala wilayah. Negara Indoensia dipimpin oleh seorang Presiden. Wliayah Provinsi dikepalai oleh seorang Gubernur. Wilayah Kabupaten dipimpin oleh Bupati. Wilayah Kecamatan dipimpin oleh Camat. Kemudian wilayah kelurahan dipimpin oleh Lurah, sedangkan desa dikepalai oleh Kepala Desa (Kades).

Mereka kepala wilayah baik dari Presiden sampai ketua RT, memiliki tugas utama yaitu mengatur kehidupan masyarakat. Dalam tugasnya mereka dibantu oleh wakil serta orang-orang yang ditunjuk atau diangkat untuk menjalankan program pemerintah.

    Perkembangan Jumlah Provinsi di Indonesia

Wilayah negara Republik Indonesia dibagi menjadi wilayah-wilayah provinsi. Jumlah provinsi di Indonesia dari waktu-kewaktu mengalami perkembangan. Pada awal Indonesia merdeka provinsi di Indonsia ada baru 8 provinsi. Namun saat ini berjumlah 34 Provinsi yang kemungkinan akan bertambah. Pebedaan jumlah provinsi tersebut bukan berarti wilayah Indoensia bertmbah, melainkan wilayah yang dulu jadi satu provinsi kemudian di bagi-bagi menjadi provinsi. Istilahnya adalah Pemekaran Wilayah.
Beriktut perkebangan jumlah provinsi di Indonesia
a.       Tahun 1945 (awal kemerdekaan)
Jumlah provinsi ada 8 , yaitu; Provinsi Sumatra, Provinsi Jawa Barat, Provinsi Jawa Tengah, Provinsi Jawa Timur, Provinsi Borneo(Kalimantan), Provinsi Sulawesi, Provinsi Sunda Kecil, Provinsi Maluku.
b.      Tahun 1950
Jumlah provinsi ada 11, ada pemekaran wilayah pulau sumatra yang semula satu provinsi dibagi menjadi tiga provinsi, yaitu Sumarta Utara, Sumatra Tengah, dan Sumatra Selatan. Kemudian Provinsi Jawa Tengah, dimekarkan menjadi dua wilayah yaitu Provinsi Jawa Tengah dan DIY Yogyakarta.
c.       Tahun 1957 terdapat 17 provinsi
Provinsi sumatra Tengah dimekarkan menjadi Provisni Sumatra Barat, Provinsi Riau, Provinsi Jambi
Pulau Kalimantan dimekarkan menjadi provinsi Kalimantan Tengah
d.      Tahun 1958 Terdapat 20 Provinsi
Provinsi Riau dan Jambi mengalami pemekaran menjadi Provinsi Riau dan Provinsi Jambi. Provinsi Sunda Kecil yang semula satu provinsi kemudian dimekarkan menjadi tiga provinsi, yaitu Provinsi Bali, Provinsi Nusa Tenggara Barat, Provinsi Nusa tenggara Timur.
e.      Tahun 1959 Terdapat 21 Provinsi
Provinsi Sumatra Selatan mengalami pemekaran, menjadi Provinsi Sumatra Selatan dan Provinsi Lampung.
f.        Tahun 1960 Terdapat 22 Provinsi
g.    Provinsi Sulawesi mengalami pemekaran menjadi dua provinsi yaitu Provinsi Sulawesi Utara dan Tengah, dan Provinsi Sulawesi Selatan dan Tenggara.
h.      Tahun 1964 Terdapat 24 Provinsi
Provinsi Sulawesi Utara dan Tengah menjadi dua provinsi, yaitu Provinsi Sulawesi Utara dan Provinsi Sulawesi Tengah
Provinsi Sulawesi Selatan dan Tenggara, dimekarkan menjadi dua provinsi yaitu Provinsi Sulawesi Selatan dan Provinsi Sulawesi Tenggara.
i.         Tahun 1967 Terdpat 25 Provinsi
Provinsi Sumatera Selatan mengalami pemekaran menjadi dua provinsi, yaitu Provinsi Sumatera Selatan dan Provinsi Bengkulu
j.        Tahun 1969 Terdapat 26 Provinsi
Provinsi yang baru terbentuk adalah provinsi Irian Barat
k.       Tahun 1976 Terdapat 27 Provinsi
Timor Timur masuk ke wilayah negara Indonesia dan menjadi provinsi yang ke 27 pada waktu itu.
l.         Tahun 1999 Terdapt 29 Provinsi
Provinsi Maluku mengalami pemekaran menjadi dua provinsi. Yaitu Provinsi Maluku dan Provinsi Maluku Utara.
Provinsi Irian Barat mengalami pemekaranmenjadi tiga provinsi, yaitu Provinsi papua Barat, Provinsi Papua Tengah, Provinsi Papua Timur.
Provinsi Timor Timur lepas dari Indonesia (keluar)
m.    Tahun 2000 terdapat 32 Provinsi
Provinsi Sumatra Selatan mengalami pemekaran menjadi dua provinsi, yaitu Provinsi Sumatra Selatan dan Provinsi Bangka Belitung
Provinsi Jawa Barat mengalami pemekaran menjadi dua, yaitu Provinsi Jawa Barat dan Provinsi Banten.
Provinsi Sulaesi Utara mengalami pemekaran menjadi dua provinsi yaitu, Provinsi Sulawesi Utara dan Provinsi Gorontalo
n.      Tahun 2002 menjadi 33 Provinsi
Provinsi Riau mengalami pemekaran menjadi dua provinsi, yaitu Provinsi Riau dan Provinsi Kepulauan Riau.
o.      Tahun 2004 Terdapat 33 Provinsi
Provinsi Sulawesi Selatan di bagi menjadi dua yaitu, Provinsi Sulawesi Selatan dan Provinsi Sulawesi Barat. Sementara di Pualau Papua, yang semula tiga provinsi kembali di bagi menjadi dua provinsi yaitu provinsi Irian Jaya Barat dan Provinsi Papua.
p.      Tahun 2012 Terdapat 34 provinsi
Provinsi yang baru adalah Provinsi Kalimantan Utara.


Samapai tulisan ini dibuat jumlah provinsi di Indonesia berjumlah 34 Provinsi. Seiring dengan perkembangan demokrasi di Indonesia, kemungkinan jumlah provinsi di Indonesia akan bertambah. 

Subscribe to receive free email updates: